Langsung ke konten utama
Travel Tekno Blog

Cek Harga Pertamax Turbo Hari Ini 2026 Terbaru di SPBU Seluruh Indonesia

Ruben HutagalungDiterbitkan 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsApp
Cek Harga Pertamax Turbo Hari Ini 2026 Terbaru di SPBU Seluruh Indonesia
Foto/Ilustrasi: Detik

Banderol Pertamax Turbo tercatat berada di level Rp19.600 per liter per Oktober 2026. Angka tersebut berlaku sejak penyesuaian pada awal September 2026, ketika harga produk bahan bakar beroktan tinggi dari Pertamina ini naik dari posisi sebelumnya Rp18.300 per liter.

Pantauan di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) menunjukkan bahwa harga BBM nonsubsidi Pertamina dan operator swasta tidak mengalami pergeseran baru memasuki pertengahan Oktober 2026. Pelaku usaha transportasi, komuter, dan pemilik kendaraan operasional dapat memeriksa rincian tarif terkini serta perbandingannya langsung di lapangan sebelum mengisi bahan bakar.

Langkah Memeriksa Harga Pertamax Turbo Terbaru di SPBU

Untuk memastikan pengeluaran operasional kendaraan tetap terukur, berikut langkah sistematis mengecek kepastian tarif bahan bakar sebelum melakukan pengisian:

  1. Pantau totem digital SPBU saat memasuki area dispenser. Papan petunjuk harga di gerbang masuk selalu menampilkan tarif per liter paling aktual yang berlaku hari itu.
  2. Cek angka pada layar dispenser sebelum petugas SPBU mengangkat nozel. Meteran dispenser wajib menunjukkan harga per liter Rp19.600 serta angka rupiah awal di posisi nol.
  3. Cocokkan nominal pengisian dengan struk resmi setelah transaksi tuntas. Periksa rincian volume liter dan total pembayaran guna mendokumentasikan pengeluaran transportasi usaha maupun pribadi secara rapi.

Rincian Harga BBM Pertamina Oktober 2026

Penetapan tarif bahan bakar nonsubsidi ditentukan oleh tren harga minyak mentah internasional dan nilai tukar. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa komoditas nonsubsidi terus mengacu pada mekanisme pasar atau Indonesian Crude Price (ICP). Jika ICP bergerak naik, penyesuaian harga di pompa bensin akan mengikuti, begitupun sebaliknya saat terkoreksi.

Baca Juga

PLN Career 2026, Panduan Pendaftaran Rekrutmen Terbaru Hari Ini dan Fakta Lowongan Korporasi

Berikut daftar harga bahan bakar Pertamina yang tercatat stabil sepanjang Oktober 2026:

  • Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter
  • Pertamax Green 95: Rp19.150 per liter (sebelumnya naik Rp2.550 dari Rp16.600 per liter)
  • Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter
  • Dexlite: Rp23.700 per liter (naik dari Rp19.700 per liter)
  • Pertamina Dex: Rp25.200 per liter (naik dari Rp21.150 per liter)

Untuk kelompok bahan bakar bersubsidi dan penugasan, pemerintah melalui Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung memastikan harganya bertahan sampai pengujung tahun. Pertamina menjamin tidak ada perubahan tarif hingga akhir 2026, dengan rincian Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Kementerian ESDM melalui Juru Bicara Dwi Anggia juga menegaskan kabar yang menyebut Pertalite naik menjadi Rp13.500 per liter merupakan informasi bohong.

Perbandingan Harga di SPBU Swasta

Penyedia BBM swasta seperti Shell, BP, dan Vivo juga mempertahankan struktur harga mereka sejak September 2026 tanpa kenaikan baru pada Oktober 2026. Sebagai perbandingan:

Baca Juga

Prospek Pasar Modal 2026, Sinyal Penguatan IHSG dan Peluang Saham Unggulan

  • Shell: V-Power Diesel dijual Rp25.420 per liter.
  • BP: BP Ultimate dipatok Rp19.330 per liter, BP 92 di angka Rp16.130 per liter, dan BP Ultimate Diesel seharga Rp25.420 per liter.
  • Vivo: Revvo 92 dibanderol Rp16.130 per liter, Revvo 95 sebesar Rp19.330 per liter, dan BBM diesel Primus Plus berada di level Rp25.420 per liter.

Faktor Pasar yang Mempengaruhi Penyesuaian Tarif

Penetapan tarif bahan bakar nonsubsidi berjalan dinamis akibat fluktuasi komoditas energi global. Pada penutupan 29 September 2026, minyak mentah Brent sempat berada di level US$105,28 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di kisaran US$92,60 per barel setelah sempat menyentuh rekor US$96,54 per barel. Tekanan harga minyak mentah global ini pula yang mendorong laju inflasi di sejumlah negara konsumen bahan bakar, seperti Inggris yang menyentuh angka 3,5% pada periode September 2026.

Memantau harga bahan bakar secara berkala membantu para profesional lapangan dan pengguna kendaraan harian mengatur anggaran mobilitas bulanan dengan lebih presisi.

Ikuti Travel Tekno Blog

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca