Penyaluran Kredit Usaha Rakyat secara nasional tercatat telah menembus angka Rp243,3 triliun per Oktober 2026. Sebagai salah satu perbankan nasional yang ditunjuk pemerintah menyalurkan pembiayaan produktif bersama BRI, Mandiri, BSI, BCA, dan BTN, Bank Negara Indonesia (BNI) terus membuka akses modal kerja maupun investasi bagi pelaku UMKM.
Memahami rincian bunga dan besaran cicilan sebelum mengajukan berkas menjadi langkah penting agar beban operasional usaha tetap terjaga. Berikut perhitungan simulasi pinjaman BNI 2026, ketentuan bunga terbaru, serta tata cara pengajuannya.
Struktur Suku Bunga Pinjaman KUR BNI 2026
Besaran bunga pinjaman KUR di BNI mengacu pada regulasi pemerintah yang disesuaikan dengan skala usaha serta riwayat peminjaman debitur:
Aplikasi Drama Penghasil Uang 2026 Nonton Drakor Langsung Cair ke DANA, Realitas Reward dan Risikonya

- KUR Super Mikro: Dikenakan suku bunga 3 persen efektif per tahun dengan batas maksimal pinjaman Rp10 juta.
- KUR Mikro dan KUR Kecil: Dikenakan suku bunga standar 6 persen efektif per tahun (setara kisaran 0,5 persen per bulan). Skema ini berlaku untuk plafon di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta (Mikro) serta plafon hingga Rp500 juta (Kecil).
- Sektor Perdagangan Non-Ekspor (Bunga Berjenjang): Debitur pada kategori ini dapat dikenakan suku bunga bertahap berdasarkan riwayat pengajuan, yaitu 7 persen pada pengajuan kedua, 8 persen pada pengajuan ketiga, dan batas tertinggi 9 persen efektif per tahun pada pengajuan keempat.
Pilihan jangka waktu angsuran (tenor) tersedia mulai dari 12 hingga 60 bulan (1 hingga 5 tahun). Tenor panjang hingga 60 bulan umumnya dialokasikan untuk kebutuhan investasi usaha.
Simulasi dan Estimasi Angsuran Pinjaman BNI
Perhitungan cicilan bulanan bervariasi bergantung pada skema bunga yang dikenakan kepada debitur:
Tarif PKB Mobil Listrik 2026 Terbaru Benarkah Masih Bebas Pajak Hari Ini

1. Skema Bunga 3 Persen (Super Mikro) - Plafon Rp10.000.000 dengan tenor 36 bulan: estimasi cicilan sekitar Rp290.812 per bulan.
2. Skema Bunga 6 Persen (Mikro & Pengajuan Pertama) - Plafon Rp50.000.000 dengan tenor 36 bulan: estimasi cicilan sekitar Rp1.521.097 per bulan.
3. Skema Bunga Berjenjang Perdagangan Non-Ekspor - Suku bunga 7 persen (Pengajuan kedua): Plafon Rp50.000.000 dengan tenor 36 bulan menghasilkan cicilan sekitar Rp1.543.855 per bulan. - Suku bunga 8 persen (Pengajuan ketiga): Plafon Rp200.000.000 dengan tenor 36 bulan menghasilkan cicilan sekitar Rp6.267.273 per bulan. - Suku bunga 9 persen (Pengajuan keempat): Plafon Rp200.000.000 dengan tenor 36 bulan menghasilkan cicilan sekitar Rp6.359.947 per bulan.
Ketentuan Debitur dengan Fasilitas Kredit Lain
Calon debitur yang saat ini masih memiliki fasilitas pinjaman berjalan tetap memiliki kesempatan mengakses KUR BNI 2026. BNI memperbolehkan pengajuan bagi nasabah yang sedang mencicil Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) untuk kebutuhan produktif, atau pemegang kartu kredit, selama seluruh kewajiban pembayaran tersebut tercatat dalam status lancar.
Langkah Mengajukan Pinjaman BNI 2026
Pengajuan pembiayaan modal kerja atau investasi BNI dapat dilakukan melalui dua jalur layanan:






