Langsung ke konten utama
Travel Tekno Blog

Tips Aman Menjaga Keamanan Transaksi di Dompet Digital dari Risiko Penipuan

Yolanda RumbayanDiterbitkan 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsApp
Tips Aman Menjaga Keamanan Transaksi di Dompet Digital dari Risiko Penipuan
Foto/Ilustrasi: Detik

Pemanfaatan dompet digital bersama metode pembayaran modern seperti QRIS dan BI-FAST mempermudah perputaran dana harian. Namun, proteksi saldo tidak hanya bergantung pada benteng sistem penyedia layanan, melainkan juga menuntut ketelitian pengguna dalam menangkal rekayasa sosial.

Penyedia dompet digital seperti DANA telah menerapkan standar kepatuhan ketat, termasuk beroperasi di bawah pengawasan Bank Indonesia, mengantongi lisensi resmi Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) Kategori I, serta penyedia Layanan Keuangan Digital (LKD). Infrastruktur teknologinya juga diperkuat sertifikasi ISO 27001 untuk Manajemen Keamanan Informasi, standar PCI-DSS untuk data kartu, dan Zero Data Sharing Policy. Kendati sistem telah dipagari regulasi, kelalaian pengguna tetap menjadi celah utama yang sering dimanfaatkan pelaku kejahatan siber.

Berikut langkah-langkah praktis untuk memperketat keamanan transaksi pada dompet digital Anda.

Aktifkan Fitur Verifikasi Berlapis dan Autentikasi Tambahan

Setiap transaksi dompet digital mensyaratkan verifikasi melalui Personal Identification Number (PIN) atau One Time Password (OTP). Untuk menekan risiko pengambilalihan akun secara sepihak, manfaatkan lapisan perlindungan tambahan yang tersedia di dalam aplikasi:

  1. Nyalakan autentikasi biometrik seperti DANA Viz. Fitur verifikasi wajah ini dapat diaktifkan melalui menu pengaturan Smartpay atau halaman DANA Protection untuk memastikan transaksi dilakukan oleh pemilik asli.
  2. Aktifkan Push Verify agar setiap aktivitas atau transaksi mencurigakan memunculkan perintah konfirmasi langsung pada notifikasi perangkat Anda.
  3. Pertimbangkan pengaktifan Passkey serta sistem autentikasi dua faktor (2FA) untuk memperkuat gerbang masuk akun.

Perlu diingat bahwa petugas Customer Service resmi dari platform dompet digital tidak pernah meminta kode PIN maupun kode OTP kepada pengguna dengan alasan apa pun.

Baca Juga

Aturan Baru dan Kebijakan Batas Transaksi Dompet Digital Indonesia yang Perlu Dipahami

Evaluasi Status Akun Melalui Security Checkup

Pengaturan privasi dan akses perangkat yang dibiarkan terbuka tanpa kontrol berkala dapat memperbesar kerentanan akun. Lakukan audit mandiri secara berkala menggunakan fitur Security Checkup di aplikasi.

Pemeriksaan ini membantu mengevaluasi kesiapan keamanan akun pada beberapa aspek penting, yaitu:

  1. Status verifikasi akun identitas.
  2. Pengaturan notifikasi keamanan.
  3. Batasan izin akses lokasi perangkat.
  4. Status aktivasi email pemulihan dan Passkey.

Periksa Indikasi Penipuan Sebelum Mengirim Dana

Penipuan digital kerap memanfaatkan kepanikan atau iming-iming hadiah. Modus yang umum beredar meliputi tawaran kartu fisik palsu mengatasnamakan platform, tautan DANA Kaget fiktif, tautan pemulihan akun palsu, hingga pihak yang menyamar sebagai kontak layanan pelanggan.

  1. Buka fitur Scam Checker yang terdapat di menu DANA Protection.
  2. Masukkan nomor telepon, tautan mencurigakan, akun media sosial, atau nomor rekening tujuan untuk mengecek riwayat laporannya.
  3. Jangan mengeklik tautan asing yang diterima melalui pesan instan tanpa memastikan keabsahan domain resmi penyedia layanan.

Amankan Jalur Koneksi Internet dan Kredensial Pribadi

Perlindungan transaksi non-tunai juga dipengaruhi oleh lingkungan digital yang Anda gunakan sehari-hari. Langkah pencegahan mendasar ini wajib dipraktikkan:

  1. Hindari penggunaan jaringan Wi-Fi publik yang tidak terenkripsi ketika membuka aplikasi dompet digital atau menyelesaikan pembayaran. Prioritaskan penggunaan koneksi data seluler pribadi guna memperkecil risiko penyadapan jaringan.
  2. Buat kata sandi yang panjang, unik, dan tidak mudah ditebak. Hindari kombinasi angka berurutan atau tanggal lahir.
  3. Jangan menyamakan kata sandi dompet digital dengan kata sandi akun email utama, karena peretasan pada satu layanan dapat memicu efek domino pada instrumen keuangan lainnya.

Laporkan Transaksi Anomali Lewat Saluran Resmi

Apabila menjumpai aktivitas mencurigakan atau indikasi penipuan, segera laporkan temuan tersebut melalui asisten digital DIANA pada menu Resolution Center di dalam aplikasi.

Respons cepat membantu membatasi potensi kerugian finansial lebih lanjut. Program proteksi seperti DANA Protection menyediakan mekanisme ganti rugi terhadap transaksi tidak sah yang diakibatkan oleh pengambilalihan akun (account takeover), dengan catatan klaim tersebut harus memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Tetap pahami bahwa pengembalian dana tidak selalu terjamin secara otomatis untuk setiap kasus, sehingga kehati-hatian preventif tetap menjadi pertahanan paling utama.

Ikuti Travel Tekno Blog

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca