Pemerintah secara resmi telah memulai proses penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk triwulan III tahun 2026. Penyaluran bantuan sosial ini secara resmi dimulai pada hari Senin, 20 Juli 2026. Adapun bantuan sosial PKH dan BPNT yang mulai disalurkan tersebut mencakup periode untuk bulan Juli hingga September 2026. Untuk memastikan penyaluran ini berjalan dengan baik, pemerintah telah melakukan pembaruan pada data para penerima manfaat bantuan sosial berdasarkan hasil pemutakhiran data yang paling baru.
Dalam proses pembaruan data penerima bantuan sosial ini, pihak pemerintah menggunakan data terbaru yang diselaraskan dan dicocokkan. Proses pemadanan data ini dilakukan melalui kolaborasi erat dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Dengan adanya kerja sama pemadanan data bersama Badan Pusat Statistik ini, diharapkan data penerima bantuan sosial PKH dan BPNT triwulan III tahun 2026 menjadi lebih akurat. Langkah ini diambil agar bantuan sosial yang disalurkan oleh pemerintah dapat menyasar keluarga yang benar-benar membutuhkan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai kepesertaan mereka, pengecekan desil bantuan sosial pada bulan Juli 2026 kini dapat dilakukan dengan sangat mudah secara online. Masyarakat dapat melakukan pengecekan ini secara langsung melalui komputer maupun telepon seluler (HP) masing-masing tanpa harus mengunduh atau menginstal aplikasi tambahan terlebih dahulu. Pengecekan secara online ini dapat diakses secara praktis dengan cara membuka situs resmi yang disediakan oleh Kementerian Sosial (Kemensos), yaitu melalui alamat cekbansos.kemensos.go.id.
Cara Cek Desil Bansos dengan NIK KTP Lewat HP

Selain melalui situs web resmi Kementerian Sosial tersebut, masyarakat juga memiliki pilihan lain untuk melakukan pengecekan melalui perangkat seluler mereka. Pemerintah menyediakan aplikasi mobile bernama Cek Bansos yang dapat diunduh secara resmi melalui Google Play Store untuk pengguna Android maupun App Store untuk pengguna iOS. Aplikasi Cek Bansos ini tidak hanya berfungsi untuk melihat status penerima, tetapi juga dilengkapi dengan fitur usul dan sanggah. Fitur usul dan sanggah ini disediakan agar masyarakat yang merasa layak menerima bantuan sosial tetapi belum terdaftar dalam data penerima dapat mengajukan usulan, atau sebaliknya, memberikan sanggahan terhadap kelayakan penerima bantuan.
Melalui sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tingkat kesejahteraan keluarga penerima akan dikelompokkan ke dalam kategori desil. Sistem desil ini memiliki aturan di mana semakin kecil angka desil yang dimiliki oleh suatu keluarga, maka semakin rendah pula tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga tersebut yang tercatat dalam DTSEN. Sebaliknya, angka desil yang lebih besar menunjukkan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi. Informasi desil ini sangat penting untuk menentukan jenis bantuan sosial yang sesuai dengan kondisi ekonomi masing-masing keluarga.
Langkah Validasi Data Kependudukan dan Cek NPWP Online dengan NIK Terbaru 2026 Praktis Lewat HP

Berdasarkan pembagian desil dalam DTSEN, kategori kesejahteraan dibagi menjadi beberapa tingkatan. Desil 1 didefinisikan sebagai kategori kesejahteraan terendah, yang mewakili kelompok masyarakat sangat miskin atau hampir miskin. Selanjutnya, Desil 2 merepresentasikan kategori kesejahteraan rendah, yang mewakili kelompok miskin atau hampir miskin. Untuk Desil 3, kategori ini mewakili tingkat kesejahteraan sedang atau kelompok masyarakat menengah ke bawah. Sementara itu, Desil 4 mewakili kategori kesejahteraan menengah. Terakhir, Desil 5 ke atas (5+) merepresentasikan kategori kesejahteraan tinggi, yang mencakup kelompok masyarakat menengah ke atas hingga kelompok yang sudah mampu secara ekonomi.






